Cite This        Tampung        Export Record
Judul Panduan Advokasi dan Sosialisasi Pencegahan Sunat Perempuan Bagi Tokoh Agama
Pengarang Deputi Bidang Partisipasi Masyarakat
Penerbitan Jakarta, ; :Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,2018
Deskripsi Fisik x, ; +59 hlm, ;20,5 x 21 cm
Subjek Sosialisasi
Abstrak WHO memperkirakan sekitar 100-140 juta perempuan dan anak perempuan di dunia mengalami sunat perempuan (WHO 2008), termasuk didalamnya . dari sisi kesehatan, dampak P2GP dapat menimbulkan komplikasi kesehatan reproduksi khususnya membahayakan rahim termasuk infertilitas, masalah urinary, seksual dan masalah psikologis. P2GP tidak ada manfaatnya kecuali melukai klitoris dan merusak sejumlah syaraf septic yang ada di ujung klitoris, yang beresiko pada infeksi saluran kemih, dan pendarahan yang berbaha bahkan hingga kematian. praktik berbahaya P2GP itu harus dicegah karena tidak saja menghambat capaian pembangunan nasional melalui penghentian berbagai bentuk ketidakadilan gender dan kekerasan terhadap perempuan dan anak tetapi bertentangan dengan prinsip-prinsip kemanusiaan secara universal. buku panduan ini sangat penting sebagai bentuk upaya konkrit pemerintah dalam menghentikan praktik berbahaya P2GP.
Bahasa Indonesia
Bentuk Karya Bukan fiksi atau tidak didefinisikan
Target Pembaca Umum

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
13.733 303.48 DEP p Dapat dipinjam Perpustakaan Mitra Perpusnas - Rak 1 (Kebijakan KPPPA 303-305) Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000003133
005 20190425095445
007 ta
008 190425################g##########0#ind##
035 # # $a 0010-0419000023
082 # # $a 303.48
084 # # $a 303.48 DEP p
100 # # $a Deputi Bidang Partisipasi Masyarakat
245 1 # $a Panduan Advokasi dan Sosialisasi Pencegahan Sunat Perempuan Bagi Tokoh Agama
260 # # $a Jakarta, ; :$b Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,$c 2018
300 # # $a x, ; +59 hlm, ; $c 20,5 x 21 cm
520 # # $a WHO memperkirakan sekitar 100-140 juta perempuan dan anak perempuan di dunia mengalami sunat perempuan (WHO 2008), termasuk didalamnya . dari sisi kesehatan, dampak P2GP dapat menimbulkan komplikasi kesehatan reproduksi khususnya membahayakan rahim termasuk infertilitas, masalah urinary, seksual dan masalah psikologis. P2GP tidak ada manfaatnya kecuali melukai klitoris dan merusak sejumlah syaraf septic yang ada di ujung klitoris, yang beresiko pada infeksi saluran kemih, dan pendarahan yang berbaha bahkan hingga kematian. praktik berbahaya P2GP itu harus dicegah karena tidak saja menghambat capaian pembangunan nasional melalui penghentian berbagai bentuk ketidakadilan gender dan kekerasan terhadap perempuan dan anak tetapi bertentangan dengan prinsip-prinsip kemanusiaan secara universal. buku panduan ini sangat penting sebagai bentuk upaya konkrit pemerintah dalam menghentikan praktik berbahaya P2GP.
650 # # $a Sosialisasi
990 # # $a 13.733
Content Unduh katalog