Cite This        Tampung        Export Record
Judul Profil Perlindungan Hak Perempuan dalam Ketenagakerjaan Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2018
Pengarang Deputri Bidang Perlindungan Hak Perempuan,
Penerbitan Jakarta, ; : KPP dan PA, 2018
Deskripsi Fisik viii + 59 hlm, ;15x23.4 cm,
Subjek Pekerja Wanita
Abstrak Salah satu permasalahan ketenagakerjaan di Indonesia adalah pertumbuhan penduduk yang tidak sebanding dengan pertumbuhan lapangan kerja. Selain itu, peran dan partisipasi perempuan dalam ketenagakerjaan masih rendah. Hal ini disebabkan masih adanya diskriminasi dalam ketenagakerjaan, mulai dari penerimaan, saat kerja, dan purna kerja, serta sering terjadinya pelanggaran terhadap hak pekerja perempuan, antara lain hak untuk tidak bekerja pada waktu haid, istirahat keguguran dan melahirkan, penyediaan fasilitas menyusui di tempat kerja serta perlindungan terhadap perempuan dan tindak kekerasan. Kemudian terdapat upaya perlindungan terhadap pekerja perempuan bukan hanya pada pekerja perempuan yang bekerja di dalam negeri saja tetapi juga pekerja perempuan yang bekerja di luar negeri.
Bahasa Indonesia
Bentuk Karya Bukan fiksi atau tidak didefinisikan
Target Pembaca Umum

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
13.683 331.4 DEP p Dapat dipinjam Perpustakaan Mitra Perpusnas - Rak 2 (Kebijakan KPPPA 305- 342) Tersedia
13.682 331.4 DEP p Dapat dipinjam Perpustakaan Mitra Perpusnas - Rak 2 (Kebijakan KPPPA 305- 342) Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000003061
005 20190311125604
007 ta
008 190311################g##########0#ind##
035 # # $a 0010-0319000041
082 # # $a 331.4
084 # # $a 331.4 DEP p
100 0 # $a Deputri Bidang Perlindungan Hak Perempuan,
245 1 # $a Profil Perlindungan Hak Perempuan dalam Ketenagakerjaan Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2018
260 # # $a Jakarta, ; :$b KPP dan PA,$c 2018
300 # # $a viii + 59 hlm, ; $c 15x23.4 cm,
520 # # $a Salah satu permasalahan ketenagakerjaan di Indonesia adalah pertumbuhan penduduk yang tidak sebanding dengan pertumbuhan lapangan kerja. Selain itu, peran dan partisipasi perempuan dalam ketenagakerjaan masih rendah. Hal ini disebabkan masih adanya diskriminasi dalam ketenagakerjaan, mulai dari penerimaan, saat kerja, dan purna kerja, serta sering terjadinya pelanggaran terhadap hak pekerja perempuan, antara lain hak untuk tidak bekerja pada waktu haid, istirahat keguguran dan melahirkan, penyediaan fasilitas menyusui di tempat kerja serta perlindungan terhadap perempuan dan tindak kekerasan. Kemudian terdapat upaya perlindungan terhadap pekerja perempuan bukan hanya pada pekerja perempuan yang bekerja di dalam negeri saja tetapi juga pekerja perempuan yang bekerja di luar negeri.
650 # # $a Pekerja Wanita
990 # # $a 13.682
990 # # $a 13.683
Content Unduh katalog